PENGARUH SELF AWARENESS TERHADAP HUMILITY PADA PEMAIN REBANA DAN PEMAIN BENERS DI GPDI KLABAT
DOI:
10.47353/sikontan.v5i1.4773Published:
2026-05-31Downloads
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh self‑awareness terhadap humility pada pemain rebana dan beners di GPDI Klabat, Minahasa Utara, Indonesia. Dalam konteks masyarakat digital yang kompetitif, rendahnya kesadaran diri berpotensi mengganggu keharmonisan hubungan interpersonal, khususnya dalam tim pelayanan. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh self‑awareness terhadap humility pada pemain rebana dan beners di gpdi klabat, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross‑sectional, dengan seluruh populasi 79 pemain aktif dijadikan sampel (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui angket skala Likert berdasarkan The Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) untuk mengukur self‑awareness dan Skala Humility Elliott, yang sudah diuji validitas dan reliabilitas dengan product‑moment Pearson dan Cronbach’s alpha melalui SPSS 25. Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil menunjukkan self‑awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap humility, dengan kontribusi yang rendah/cukup . nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,891. Self-awareness memberikan kontribusi sebesar 37% terhadap humility, sehingga dapat disimpulkan bahwa self-awareness merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi humility, namun masih terdapat faktor lain yang turut berperan.
Keywords:
Cross Sectional Study, Religious Service, Self Awareness, Tambourine Players, Youth MinistryReferences
Aista, J. F. (2022). Pengaruh Self-Awareness dan Self Efficacy terhadap Regulasi Emosi Siswa SMP Muhammadiyah 3 Kaliwulungu. Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Astuti, W. (2021). Hubungan Self-Awareness dan Kedisiplinan pada Siswa SMK Garuda Karangawen Demak. Fakultas Psikologi, Universitas Semarang.
Birkner, R. (2019). Generations X, Y, Z and the others. Journal of Applied Biomedicine, 17(4), 243–249. https://doi.org/10.32725/jab.2019.015
Brown, J. D. (2013). Understanding the better than average effect: Motives (still) matter. Personality and Social Psychology Bulletin, 39(2), 214–226.
Brown, K. W., & Ryan, R. M. (2003). The benefits of being present: Mindfulness and its role in psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 84(4), 822–848.
Carlson, L. E., & Brown, K. W. (2005). Trait mindfulness as a predictor of health outcomes: A review and synthesis. Journal of Cognitive Psychotherapy, 19(3), 209–227.
Cramer, D., & Banks, A. P. (2022). Self-awareness, humility, and mental health: A longitudinal study of prosocial functioning. Journal of Social and Clinical Psychology, 41(3), 245–267.
Davis, D. E., et al. (2023). Humility predicts higher self-assessment accuracy. Journal of Personality Assessment, 105(2), 159–170.
Davis, D. E., et al. (2025). Humility and performance feedback: A multi-method examination. Journal of Applied Psychology, 110(1), 34–49.
Elliott, J. C. (2010). Humility: Development and analysis of a scale (Doctoral dissertation). University of Tennessee. https://trace.tennessee.edu/utk_graddiss/795
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Goleman, D. (2019). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ (2nd ed.). New York: Bantam Books.
Hadiprayitno, C. A., & Pramesti, A. S. (2022). Self-awareness and humility among emerging adults: Implications for social harmony in religious settings. Indonesian Journal of Psychology and Religion, 10(2), 112–128.
Hartati, M. E., & Djaali, H. (2023). Pengantar metodologi penelitian ilmu-ilmu sosial (2nd ed.). Manado: Universitas Negeri Manado Press.
Jacobis, K. I., Solang, D. J., & Hartati, M. E. (2023). The relationship between self-awareness and humility in Generation Z in Kayuroya Village, Minahasa Regency. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 7(4), 330–337.
Komdigi. (2024). Laporan infrastruktur digital Indonesia 2024: Penguatan koneksi dan akses masyarakat. Kementerian Komunikasi dan Digital.
Nur Ajlaa. (2021). Hubungan antara kerendahan hati dan dukungan sosial teman sebaya dengan kebahagiaan pada santri pondok pesantren. Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Permatasari, D. (2016). Tingkat kerendahan hati siswa SMP. Jurnal Konseling Indonesia, 1(2), 83–87. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI
Prayitno, A. (2020). Generasi Z: Perspektif dan tantangan di era digital. Jurnal Komunikator, 12(1), 1–13.
Rawis, J. A. M., Roza, N., Tawil, M. R., Anggraini, D. U., & Salabi, A. (2024). The influence of self-concept on students' self-confidence with positive thinking as a moderating variable. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 3775–3783.
Rahman, A., & Yusuf, Z. (2023). Technology, social media, and young adults’ identity formation: A cross cultural analysis. Journal of Youth Studies, 26(4), 412–430.
Ross, L. T., Wright, J. C., et al. (2023). Humility, personality, and psychological functioning. Psychological Reports, 126(3), 678–700.
Strayhorn, T. L. (2019). College students’ self-perceived humility: An empirical analysis. Journal of College Student Development, 60(5), 636–641.
Stillman, D., & Stillman, J. (2017). Generasi Z: Memahami karakter generasi baru yang akan mengubah dunia kerja. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Statista. (2024). Daily time spent on social media by age group – Indonesia 2024. Statista Research Department.
Sudaryono. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk pendidikan dan psikologi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (22nd ed.). Bandung: Alfabeta.
Sudarmono, A. P., & Kurniawati, E. H. (2017). Pengaruh kesadaran diri terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas XI SMPN 9 Sampit. Jurnal Paedagogie, 5(2), 80–93.
Susanti, S. (2023). Self-awareness, humility, and youth ministry participation in Indonesian churches. Indonesian Journal of Youth Psychology, 11(1), 45–61.
Susanti, S., & Prasetyo, B. (2022). Digital culture and self-esteem in Indonesian adolescents: A mixed-methods study. Journal of Adolescence, 90, 1–11.
Tangney, J. P. (2000). Humility: Theoretical perspectives, empirical findings and directions for future research. Journal of Social and Clinical Psychology, 19(1), 70–82.
Tridaryakisna, S., & Hudaniah. (2009). Psikologi sosial. Malang: UMM Press.
Wahyuni, S. (2022). Hubungan antara hope dan self-awareness dengan persepsi terhadap pendidikan lanjut pada siswa SMA negeri di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Tesis, Program Magister Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Zainudin, M., & Wahab, M. N. A. (2020). Self-awareness of Generation Z in Indonesia: A study of demographic differences. Journal of Intercultural Communication Research, 49(4), 330–347.
License
Copyright (c) 2026 Debora Paely, Joulanda A.M. Rawis, Meike E. Hartati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

