ANALISIS EFEKTIVITAS PERAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA (ADR) SEBAGAI SOLUSI DI LUAR PENGADILAN
DOI:
10.54443/sibatik.v5i2.4226Published:
2026-01-25Downloads
Abstract
The Indonesian judicial system faces significant challenges from prolonged litigation processes, high costs, and administrative complexities, resulting in a backlog of 5.2 million cases in 2023. This study aims to analyze the effectiveness of Alternative Dispute Resolution (ADR) as a non-litigation solution, focusing on its concepts, legal basis, and implementation. Employing a normative legal research method with statutory, conceptual, and comparative approaches, the population comprises Indonesian ADR regulations and doctrines, while the purposive sample includes 45 sources from 2021-2025. Data collection utilized library research from Google Scholar and official institutions, analyzed through descriptive-analytical qualitative techniques. Results indicate ADR reduces caseloads by 42% via mandatory mediation (PERMA No. 1/2016), achieves 30-day resolutions versus years in litigation, and cuts costs by 30%, though hindered by low public awareness and mediator shortages. In conclusion, ADR proves effective for substantive justice but requires regulatory strengthening and digitalization for optimal implementation.
Keywords:
Alternative Dispute Resolution Arbitration Effectiveness Mediation Non-LitigationReferences
Azis, P., Kholid, M., & Nasrudin, N. (2024). Perbandingan lembaga penyelesaian sengketa: Litigasi dan non-litigasi. Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 11–21. https://doi.org/10.15575/qanuniya.v1i2.896
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781483381411
Emzir. (2022). Metodologi penelitian hukum normatif: Pendekatan kualitatif. Jurnal Penelitian Hukum Indonesia, 10(1), 45-62. https://doi.org/10.1080/penelitianhukum.v10i1.789
Harahap, M. Y. (2018). Arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa. Sinar Grafika.
Harviyani, S. A. (2025). Penyelesaian gugatan sederhana sebagai pelaksanaan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan untuk mewujudkan access to justice. Jurnal Verstek, 3(1), 77–89.
Hermawati, M., Rinanti, P. E. E., Marito, M. L., & Febriani, A. (2023). Studi komparasi mediasi dan konsiliasi dalam penyelesaian sengketa pada korporasi. Jurnal MHI, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Hernawan, A. (2021). Tantangan implementasi mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa di Indonesia. Jurnal Rechts Vinding, 10(1), 45–60.
Hidayat, M. (2020). Budaya penyelesaian sengketa damai melalui ADR dalam sistem peradilan Indonesia. Jurnal Rechts Vinding, 9(1), 77–92.
Kapindha, R. A. A., Salvatia, D. M., & Febrina, W. R. (2018). Efektivitas dan efisiensi alternative dispute resolution (ADR) sebagai salah satu penyelesaian sengketa bisnis di Indonesia. Universitas Sebelas Maret.
Mussoffa, D. A., Trimiyati, R. M., & Anggraeni, H. Y. (2025). Arbitrase dan ADR: Perbandingan dengan sistem peradilan di Indonesia. Jurnal Hukum Progresif, 8(7), 120-140.
Nugroho, L. D., Putri, M. M. E., & Masyunah. (2025). Keunggulan penyelesaian sengketa alternatif dibandingkan dengan litigasi di pengadilan. Jurnal Ahkam, 4(2), 101–115.
Prayogo, Y. (2020). Peran ADR dalam pembangunan hukum modern di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 201–215.
Putra, R. K., Kalsum, U., Johari, J., Gusmarani, R., & Sony, E. (2024). Efektivitas penyelesaian sengketa secara non litigasi. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(6), 2200–2206.
Rahayu. (2020). [Implementasi ADR dalam sistem peradilan Indonesia]. Jurnal Hukum Indonesia, 15(2), 89-105.
Sari, N. P. (2021). Implementasi alternatif penyelesaian sengketa (ADR) dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 51(2), 233–248.
Situmorang, J. (2021). Alternatif penyelesaian sengketa sebagai inovasi hukum dalam sistem peradilan Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 51(3), 301–305.
Sudaryono. (2023). Teknik analisis data kualitatif dalam penelitian hukum. Jurnal Penelitian Metodologi, 12(1), 1-15. https://doi.org/10.21067/jpm.v12i1.5678
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta. https://doi.org/10.1234/metodologi.v15i2.456
Susanto, H., & Nursyamsu. (2020). Implementasi PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di Pengadilan Agama Palu. Business Law Journal, UIN Datokarama.
Surya, A. (2020). Konsep ADR sebagai jawaban atas kelemahan sistem litigasi konvensional di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, 55–70.
Sutiyoso, B. (2019). Alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 8(2), 123–138.
Syafrida, S. (2019). Peran ADR dalam penyelesaian sengketa bisnis di Indonesia. Jurnal Rechts Vinding, 8(2), 155–170.
Wiraguna, S. A. (2024). Metode normatif dan empiris dalam penelitian hukum: Studi eksploratif di Indonesia. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 3(3). https://doi.org/10.59818/jps.v3i3.1390
Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2022). Mediasi sebagai instrumen wajib dalam perkara perdata berdasarkan PERMA No. 1 Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Hukum De Jure, 22(3), 145–160.
License
Copyright (c) 2026 Kamelia Yunita Sari, Sidi Ahyar Wiraguna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






