Perancangan Model Strategis Pengembangan Desa Wisata Sangeh: Optimalisasi Potensi Lokal untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan yang Berdaya Saing
DOI:
10.54443/siwayang.v5i1.4675Published:
2026-03-31Downloads
Abstract
The development of Sangeh Tourism Village faces strategic challenges arising from unequal tourism development across Badung Regency and the increasing phenomenon of overtourism in South Badung. Although endowed with strong natural and cultural potential, Sangeh has not yet been optimally managed, particularly in terms of governance, promotion, and the integration of cultural values into its tourism products. This study aims to formulate development strategies to establish Sangeh as a sustainable cultural tourism village and to design a management model that integrates economic, social, cultural, and environmental dimensions. The research employs a qualitative-descriptive approach through field observations, in-depth interviews, and a review of relevant regulations on tourism village development. The findings reveal that institutional strengthening, cultural-based product innovation, digital promotion, and multi-stakeholder collaboration are key strategies to enhance the village's competitiveness. Additionally, the proposed sustainable tourism village development model emphasizes a balanced approach to community empowerment, cultural preservation, environmental protection, and local economic growth. These results are expected to serve as a reference for government bodies, tourism village managers, and stakeholders in designing sustainable development policies and programs for Sangeh Tourism Village.
Keywords:
Tourism village sustainable tourism culture development strategy SangehReferences
Astuti, N. (2016). Pengembangan desa wisata berbasis ekowisata di Desa Mengesta (studi ekowisata di Bali). Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 5(2), 45–60.
Darsana, I. M., Kartimin, I. W., Mariani, N. W. R., & Parwati, K. S. M. (2024). Analisis Preferensi Wisatawan Terhadap Aktivitas Pariwisata Berbasis Newa:(Studi pada Wisatawan Domestik dan Mancanegara yang Berkunjung ke Bali). Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan, 24(2), 160-166
Darsana, I. Made, Putu Eka Wirawan, I. Made Bram Sarjana, and I. Dewa Made Adi Artha. "Sustainable Tourism Development Model Based On Newa For Tourism Villages In Badung Regency." Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension 6, no. 1 (2025): 48-60.
Hadi, S. (2021). Strategi pengembangan Desa Wisata Brajan di Kabupaten Sleman: Pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Jurnal Ekonomi dan Sosial, 12(2), 88–99.
Hadi, S. P. (2021). Strategi pengembangan desa wisata Brajan Kabupaten Sleman dengan pendekatan community-based tourism. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 10(1), 112–130.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2021). Program Desa Wisata. Jakarta: Kemenparekraf.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2023). Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Jakarta: Kemenparekraf.
Nursan, A., & Zaenafi, M. (2017). Strategi pengembangan Desa Mantar sebagai desa wisata: Pendekatan SWOT dan AHP. Jurnal Manajemen Pariwisata, 8(1), 15–25.
Nursan, A., & Zaenafi, A. (2017). Strategi pengembangan desa wisata Mantar Kabupaten Sumbawa Barat menggunakan analisis SWOT dan AHP. Jurnal Manajemen Pariwisata, 8(3), 200–215.
Pantiyasa, I. (2013). Pengembangan Desa Tegal Linggah sebagai desa wisata: Analisis statistik deskriptif dan SWOT. Jurnal Kajian Pariwisata, 6(1), 33–45.
Pantiyasa, I. W. (2013). Pengembangan desa wisata Tegal Linggah Penebel Tabanan dengan analisis SWOT. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata Bali, 4(1), 78–92.
Peraturan Bupati Badung Nomor 47 Tahun 2010 tentang Desa Wisata. (2010). Badung: Pemerintah Kabupaten Badung.
Peraturan Bupati Badung Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penetapan Desa Wisata. (2021). Badung: Pemerintah Kabupaten Badung.
Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Supriyadi, B. (2022). Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Pariwisata, 10(1), 45–60.
Suriono, A. (2021). Strategi manajemen: Pendekatan kualitatif dalam analisis SWOT. Yogyakarta: Andi Offset.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009). Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. (2023). Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.
Victor, R. (2020). Pengaruh analisis SWOT terhadap kinerja perusahaan. Jurnal Manajemen, 15(2), 123–135.
Widyastuti, R. (2021). Model desa wisata berkelanjutan: Studi kasus desa wisata di Bali. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 101–115.
License
Copyright (c) 2026 Nyoman Surya Wijaya, I Made Darsana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




